Manusia kadang cenderung suka menyusahkan dirinya sendiri, bagaimana tidak? Mereka enggan mengeluarkan beberapa puluh ribu rupiah (bagi yang punya uang lho) untuk kontrol ke dokter gigi atau bahkan membersihkan karang gigi (scaling). Mereka lebih suka mengeluarkan beberapa ratus ribu bahkan jutaan rupiah untuk menambalkan giginya yang sudah terlanjur rusak karena sangat malas ke dokter gigi dengan rutin. Jangan bilang kebiasaan ke dokter gigi hanya urusan orang yang mampu, bahkan di puskesmas dengan 3400 rupiah (tarif di Puskesmas-puskesmas Sleman, Yogyakarta saat ini) anda bisa mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi dan tidak sedikit dokter gigi di puskesmas adalah dokter gigi spesialis.
Karang gigi itu apa sih? Kalau bahasa aslinya sih, disebut calculus, para dokter gigi biasa menyebut dengan kalkulus (setelah di indonesiakan). Seharusnya saya bisa memberikan pengertian kalkulus dari text book, tetapi untuk itu saya harus membuka buku di rumah, jadi sementara saya berikan pengertian kalkulus
dari wikipedia yaitu tumpukan deposit di gigi yang mengalami kalsifikasi, sebagai proses lanjutan dari adanya plak pada gigi. Permukaan gigi yang kasar merupakan empat ideal terbentuknya plak pada gigi dan akhirnya dapat mengancam kesehatan gingiva. Contoh kalkulus pada gigi adalah seperti berikut :
Perawatan untuk membersihkan karang gigi disebut scaling dan root planning, sering disebut skaling saja karena scaling dan root planning itu satu paket perawatan yang tidak bisa tidak harus dilakukan dalam tingkatan tertentu. Skaling adalah penghilangan jaringan penyakit seperti kalkulus dan lainnya sementara root planing adalah untuk memperbaiki permukaan gigi sehingga tidak terdapat permukaan kasar sebagai tempat untuk mudahnya plak gigi terbentuk. Alat-alat yang digunakan contohnya adalah seperti ini :
![]()
![]()
Sementara cara-caranya seperti ini :



Rasa ngilu hingga sensasi gigi goyah yang sering timbul pasca perawatan ini adalah hal yang biasa terjadi karena sebelum perawatan gigi tersebut tertutup oleh kalkulus dan saat kalkulus terbuka maka gigi dan gusi (gingiva) harus menyesuaikan kondisi lagi maka timbullah sensasi gigi goyah dan rasa ngilu. Pada pasien lain mungkin juga akan muncul perdarahan. Apabila setelah perawatan gangguan-gangguan ini tidak berkurang, maka sebaiknya segera konsultasikan lagi ke dokter gigi anda. Nah, berhubung kita tidak mampu membersihkan karang gigi kita sendiri apalagi kalau sudah masuk di bagian subgingiva alias di bawah gusi, jadi sebaiknya mulai saat ini membiasakan untuk ke dokter gigi. Saya yakin akan terjadi banyak penghematan dengan kebiasaan ke dokter gigi secara rutin.
NB: Segala foto dan gambar saya kompilasi dari wikipedia dan dari dental gentle care




betul banget, mbak. Memang harus rajin bersihin karang gigi.
Kalau ga di bersihin, otomatis kuman2 di gusi dan di dalam gigi, akan ikut masuk waktu kita makan.
Hiii serem kan.
Jadi, harus rajin2 bersihin karang gigi.
Minggu lalu, aku baru bersihin karang gigi di ladokgi, dokter nya asli ramah & sabar, secara gw takut banget ke dokter gigi.
Oke deh, salam kenal yah
@Yuni
saya mas, bukan mbak
Yang berbahaya lagi kalau masuknya melalui pembuluh darah yg ada di dalam gigi. Bisa bakterimia dll ..
Mudah-mudahan udah ga takut lagi ke dokter gigi
Hai,, salam TS
Mas Yudhi dari FKG mana?
katherinearta.wordpress.com
Hai Irara…
Saya masih kuliah di FKG UGM. hehehe.. udah veteran nih
permisi,,,
saya tuh takut bgt e ke dokter gigi, karna zaman dahulu kala wktu masih kecil tiap ke dokter gigi mesti dicabut giginya ,,,
hmmm sakiiiit banget,,
jadi trauma deh,,
dan lama gag ke dokter gigi ,,sekarang gigi ku udah parah bgt,karang dimana-mana, lubang jg ada//
mau ke dokter gigi malu e gigi udah kayak gni,,
tar kalu ke dokter gigi diketawain gag ya???
bersihin karang gigi mahal gag ya?hehe
kalau lubang pada gigi tuh giginya musti dicabut?solusi laen apa ya?
dah ini dulu ajh tanyanya bsuk lg deh ,,,
makasihh banget ya>>
tolong bgt djwab,problematika ku yg ber tahun-tahun,hehehehe
makasih . . makasih . . makasih . .
@Put..
Terima kasih atas kunjungannya…
Wah, seharusnya Put beruntung memiliki orang tua yang “aware”. Buktinya sejak kecil sudah mencabut gigi ke dokter gigi. Kalau saya dulu malah dicabut pakai benang jahit saja seandainya gigi saya goyah…
Setau saya tidak ada dokter gigi yang menertawai apapun kondisi mulut pasiennya (walau jujur saja kadang pasti ada saja dokter gigi yang terlintas pikiran semacam “duh pasien gw ini udah berapa lama ga bersihin karang gigi”).
Membersihkan karang gigi mahal atau tidak itu tergantung lokasi dan investasi dokternya. Tidak ada semacam “daftar tarif” untuk dokter gigi yang praktik swasta. Kalau Put ingin tarif yang jelas sebaiknya ke FKG terdekat atau Rumah Sakit saja yang memiliki daftar tarif.
Bila ada lubang pada gigi? Sebisa mungkin gigi tersebut dipertahankan dengan melakukan serangkaian perawatan. Akan tetapi biasanya pasien tidak sabar karena harus beberapa kali melakukan kunjungan ke dokter gigi atau bisa juga karena biaya yang menjadi sangat mahal, hingga akhirnya memilih dicabut saja. Padahal, bagaimanapun keadaannya, gigi asli itu (walau sudah ditambal) jauh lebih baik dibanding gigi palsu.
Mudah-mudahan menjawab problematikanya yah Put.
Mas Yudhi, kalo proses bersihin karang gigi itu sakit ga??
Thx b4
@Saut
Selama proses peradangannya tidak hebat, jarang sih pasien yang merasa kesakitan. Kecuali pada daerah-daerah gusi yang mengalami peradangan atau ada penyakit lain.
Jadi, kalau rongga mulut pasien benar-benar dalam kondisi sehat dan tidak terindikasi penyakit tertentu, hampir tidak ada pasien yang kesakitan saat di bersihkan karang gigi.
Sensai yang sering muncul biasanya sensasi ngilu karena permukaan email yang tadinya tertutup kalkulus (karang gigi) tiba-tiba terbuka membuat gigi jadi sedikit sensitif, tapi biasanya tidak berlangsung lama. Kalau ngilu berlangsung lama dan masih ada sakit sebaiknya segera kembali ke dokter giginya ..
Salam,
Yuddi
ia nih,saya aris umur saya skitar 21th, saya mempunyai keluhan tentang gigi saya!yang cenderung item krna!kebiasaan saya yang suka merokok&kopi apakah kebiasaan saya itu bisa mengakibatkan gigi saya RUSAK atau KEROPOS utuk Mas Yudi TRIM’s
@mas aris
Wah… sebenernya bukan kompetensi saya menjawab, tetapi baiklah akan saya coba sedikit yah mas.
Yang pertama soal perubahan warna pada gigi. Diyakini bahwa merokok menyebabkan perubahan warna pada gigi (stain) karena noda rokok dari hasil pembakaran itu lama kelamaan dapat masuk ke dalam email gigi, sehingga menyebabkan noda tersebut susah dihilangkan. Demikian juga untuk kopi dan/atau teh dapat mengakibatkan perubahan warna. Akan tetapi hal ini dapat dicegah tentunya dengan rajin ke dokter gigi walau tidak sakit gigi paling tidak 6 bulan sekali, bahkan pada perokok berat sebaiknya lebih sering.
Semoga sedikit menjawab pertanyaannya.
Salam,
Yuddi
klo gigi tiba2 keropos tanpa rasa sakit itu knp ya???
keroposnya tuh sperti bopak gituuu….
ang
@ wll
Keroposnya perlu dilihat dulu, apakah memang emailnya memang tipis atau bagaimana. Kalau tiba2 seperti bopak itu ada kemungkinan pecah saat menggigit benda keras atau terbentur sesuatu..
salam kenal mas, saya ada masalah dengan gigi dan mau bertanya ama mas;
1. saya sering mengalami pendarahan dari gusi depan, tetapi saya tidak merasa sakit. apakah ini berbahaya atau tidak?
2. kalo perawatan gigi gtu biaya sampe brpa sih?
maturnuwun.
@dwi
waduh.. perdarahan spontan itu biasanya memang ada peradangan di gusi, bisa karena penyebab lokal seperti adanya karang gigi yang masuk di antara gigi dan gusi atau bahkan penyebab lain yang lebih kompleks (hormonal misalnya). Saran saya kalau memang sudah seperti itu sebaiknya periksa ke dokter gigi deh.
kalau soal biaya menurut saya kok sangat relatif yah bergantung wilayah. Hanya saja saran saya semakin sering dwi periksa/kontrol ke dokter 1-2 kali dalam setahun, Insya Allah justru biaya perawatan gigi akan bisa ditekan.
salam,
Yuddi
Mas di leher saya terdapat benjolan kata dokter saya harus pergi ke dokter gigi untuk diperiksa. Memang gigi saya saat ini mengalami rasa ngilu dan saya mempunyai gigi yg ditambal. Apa hubungan benjolan tersebut & apakah saya perlu membersihkan karang gigi lalu kira2 berapa tarif membersihkan karang gig tersebut? Terima kasih
@Tha
Ada kemungkinan setelah memeriksa kondisi rongga mulut kemudian dokter menduga ada fokal infeksi (focal infection) dari rongga mulut yang mengakibatkan terjadinya benjolan tersebut.
Mengenai apakah harus dilakukan scaling (pembersihan karang gigi) itu merupakan keputusan dokter gigi yang memeriksa setelah melihat kondisi rongga mulut secara langsung. Kalau soal biaya, seperti yang sering saya sebutkan di atas, sangat bergantung pada banyak hal. Tetapi intinya semoga segera diperoleh kesimpulan dan ditegakkan diagnosa atas benjolan yang ada.
oooo………….tapi,kira2 tarif ngebersihin karang gigi brapa?rata2 aja?boleh di kasih tau contoh RS!
@ari
Mohon maaf sekali saya tidak bisa memberi info yang akurat soal tarif scaling dengan alasan yang sama seperti yang saya sampaikan di komentar sebelumnya. Terima kasih.
selamat siang…saya mau tanya nih…
Gigi saya banyak skali terdapat karang gigi…terkdng klo sikat gigi terjadi pendarahan…apakah karang gigi saya dah termasuk parah atau lum?…saya jadi khawatir…dulu saya emang ga rajin untuk membersihkan gigi…karang gigi sangat mengganggu penampilan…membuat minder klo lagi senyum…
kira2 klo scalling itu biasanya sekali datang kedokter gigi langsung bersih atau mesti datang lebih dari sekali baru akan bersih karang giginya?…
btw scalling itu ga mahal kan?…
thanks…
@Pak Mahdi
Benar sekali, ada kemungkinan perdarahan itu akibat karang gigi yang mungkin sudah banyak terutama di bagian dalam gusi (subgingiva) yang tidak terlihat dalam pandangan visual biasa.
Pada beberapa kasus ringan, scaling bisa kok dilakukan hanya dengan sekali kunjungan, walau ada beberapa yang diharapkan datang kembali untuk kontrol.
Harusnya scalling yang biasa tanpa ada komplikasi itu relatif tidak mahal kok, tetapi untuk lebih jelasnya Pak Mahdi bisa ke dokter gigi atau Rumah Sakit Gigi dan Mulut terdekat.
dokter gigi saya bilang saya kalkulus gigi…
berbahaya tidak!! bagaimana cara mengatasinya….
saya disuruh scaling dulu? terus kira2 setiap berapa kali saya harus ke dokter gigi..trims
berbahayakah kalkulus gigi….
setelah di scaling apa gigi menjadi putih, kemudian apa kita setelah scaling harus di scaling tuk yang kedua kali…
@ Purwanto/david (org yang sama kan? he he)
Kalkulus gigi itu merupakan nama lain dari karang gigi (definisinya sudah saya jelaskan sekilas di atas kan).
Berbahaya atau tidak? tentunya ini sangat mengganggu, dapat menimbulkan radang bakan perdarahan pada gusi.
Scalling merupakan cara untuk menghilangkan karang gigi (kalkulus). Mengenai frekuensi yang dianjurkan memang 1-2 kali setahun. Tetapi pada pasien dengan kecenderungan mudah terbentuk karang gigi disarankan untuk lebih sering. Scalling itu bukan untuk memutihkan gigi, hanya menghilangkan karang gigi.