Mengenal Karang Gigi : Pencegahan dan Perawatan yang perlu dilakukan.

2 06 2013

Sudah lama sekali saya tidak posting di blog ini, tetapi senang sekali masih ada respon dari pengunjung blog. Kali ini saya mencoba membahas kembali tentang karang gigi, karena kebetulan topik ini banyak sekali mendapat respon dari pengunjung blog. Beberapa tulisan saya kumpulkan berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang secara langsung maupun tidak langsung muncul pada artikel saya tentang membersihkan karang gigi sebelumnya.

 

Apa itu karang gigi?

Karang gigi, dalam bahasa kedokteran dikenal dengan kalkulus, merupakan plak yang telah termineralisasi kemudian mengeras dan menempel pada gigi. Pada gigi yang telah terbentuk kalkulus, kemampuan “self cleansing” untuk membersihkan gigi oleh air ludah menjadi berkurang karena permukaan gigi menjadi kasar. Keadaan ini akan berakibat sisa-sisa makanan hingga bakteri mudah menempel pada karang gigi, bahkan pada keadaan tertentu dapat kalkulus dapat menjadi berwarna kekuningan dan kehitaman akibat zat-zat warna yang menempel dari rokok, teh, kopi, dan zat lainnya. Bakteri merugikan akan memicu terbentuknya karies yang apabila tidak segera ditangani akan menimbulkan kerusakan yang semakin luas, lubang yang semakin besar, dan pada akhirnya apabila kerusakan sudah parah akan sulit untuk mempertahankan gigi tersebut sehingga harus dicabut. Selain karies, bakteri juga dapat menimbulkan gangguan pada jaringan pendukung gigi yang biasanya diawali dengan gejala bau mulut yang kurang sedap, gusi memerah dan mudah berdarah, hingga terjadi pembengkakan serta kegoyahan gigi.

Berapa kali sebaiknya frekuensi membersihkan karang gigi?

Menyikat gigi sekeras apapun tidak akan mampu membersihkan karang gigi, bahkan rajin menyikat gigi pun tidak menjamin seorang individu terbebas dari karang gigi sehingga perlu dilakukan perawatan ke dokter gigi. Pada umumnya dianjurkan untuk membersihkan karang gigi, dikenal dengan istilan scaling, minimal setiap 6 bulan. Akan tetapi pada individu dengan kondisi tertentu sangat disarankan untuk lebih sering, misalnya pada individu dengan pH mulut cenderung tinggi maka plak dan kalkulus akan lebih mudah terbentuk, kemudian pasien yang sedang dalam perawatan ortodonsi (kawat gigi), pasien yang mengkonsumsi obat-obatan secara rutin, dan sebagainya.

Sakitkah saat dibersihkan karang gigi-nya?

Beberapa pasien mengeluhkan rasa ngilu pada saat dibersihkan karang gigi namun pada umumnya rasa ngilu timbul hanya pada gigi dengan lapisan email yang tipis misalnya pada gigi depan, atau apabila dilakukan scaling pada daerah dibawah gusi yang tidak tertutup email. Namun, apabila rasa ngilu tidak dapat ditoleransi, maka proses scaling dapat dilakukan dalam keadaan teranestesi (bius) lokal.

Apa saja manfaat membersihkan karang gigi

Seperti telah disebutkan diatas, scaling dimaksudkan untuk mencegah timbulnya bau mulut maupun penyakit gigi dan gusi yang diakibatkan karena penumpukan bakteri pada permukaan gigi yang tidak rata. Apabila dilakukan secara rutin, maka dokter gigi akan dengan mudah melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan segera apabila ditemukan proses awal terjadinya gangguan gigi dan gusi sehingga kerusakan dan/atau penyakit yang ada tidak menjadi semakin berat.

Semoga bermanfaat :)


Actions

Information

2 responses

12 02 2014
huspriani

wahhh bolehlah mas,,ntar aku bersihkan ditempat mas gratis yah,,ahahhahahahahahahah

17 02 2014
Yuddi

Yang penting datang dulu ajah🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s