Mengenal Karang Gigi : Pencegahan dan Perawatan yang perlu dilakukan.

2 06 2013

Sudah lama sekali saya tidak posting di blog ini, tetapi senang sekali masih ada respon dari pengunjung blog. Kali ini saya mencoba membahas kembali tentang karang gigi, karena kebetulan topik ini banyak sekali mendapat respon dari pengunjung blog. Beberapa tulisan saya kumpulkan berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang secara langsung maupun tidak langsung muncul pada artikel saya tentang membersihkan karang gigi sebelumnya.

 

Apa itu karang gigi?

Karang gigi, dalam bahasa kedokteran dikenal dengan kalkulus, merupakan plak yang telah termineralisasi kemudian mengeras dan menempel pada gigi. Pada gigi yang telah terbentuk kalkulus, kemampuan “self cleansing” untuk membersihkan gigi oleh air ludah menjadi berkurang karena permukaan gigi menjadi kasar. Keadaan ini akan berakibat sisa-sisa makanan hingga bakteri mudah menempel pada karang gigi, bahkan pada keadaan tertentu dapat kalkulus dapat menjadi berwarna kekuningan dan kehitaman akibat zat-zat warna yang menempel dari rokok, teh, kopi, dan zat lainnya. Read the rest of this entry »





Kesehatan Gratis, mungkinkah atau bahasa politis semata?

28 09 2011

Seringkali saya mendengar, melihat (membaca tentunya) tentang janji-janji calon pemimpin yang akan berkompetisi di daerah mengenai kesehatan gratis. Walaupun menurut saya terkesan absurd tapi faktanya banyak pemilih yang berharap banyak pada janji-janji tersebut.

Mungkin ngga sih kesehatan gratis itu? Read the rest of this entry »





Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah Wajib Menggunakan Obat Generik

2 02 2010

Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah wajib menggunakan obat generik. Untuk kebutuhan Puskesmas dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lainnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan Dinkes Kabupaten Kota wajib menyediakan obat esensial dengan nama generik sesuai kebutuhan. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. HK.02.02/MENKES/068/I/2010 tanggal 14 Januari 2010. Read the rest of this entry »





Cuci Tangan Pakai Sabun : Sederhana dan Bermanfaat

19 12 2009

Ketika saya masih kecil, seringkali saya di-omelin Ibu atau Mbah Putri kalau saya lupa mencuci makan sebelum makan atau menyentuh makanan lain. Kadang juga (dulu) saya lihat beberapa orang dewasa yang mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggendong bayi. Ketika itu saya benar-benar tidak tahu alasan mencuci tangan selain supaya tidak di-omelin Ibu dan Mbah Putri, sehingga seringkali saat mencuci tangan saya hanya sekedar membasahi kedua tangan saya sampai sebatas pergelangan. Padahal, ternyata cara saya mencuci tangan itu -bukannya salah- tetapi memang tidak benar.

Beberapa tahun terakhir di Indonesia banyak yang menggalang Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), bahkan tidak tanggung-tanggung salah satu produsen sabun menjadikan ikon CTPS ini disetiap iklan-nya di berbagai media. Mengapa begitu penting cuci tangan ini sehingga banyak pihak dan tidak tanggung-tanggung bahkan Departemen Kesehatan Republik Indonesia pun mendukung penggalangan gerakan yang sama? Read the rest of this entry »





Arti Kode Plastik

17 08 2009

Disadari bahwa penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari selain memberi manfaat dan kemudahan, juga mengandung bahaya yang tak tampak. Berbagai peralatan rumah tangga, mainan anak-anak, dan berbagai produk lagi yang erat bersinggungan dengan kehidupan manusia. Agar tidak salah pilih, berikut adalah kode-kode plastik yang telah disepakati oleh para ahli didunia berhubungan dengan faktor keamanan produk plastik tersebut. Tidak ada salahnya (bahkan sangat dianjurkan) untuk memperhatikan tanda-tanda ini demi keamanan saat membeli produk-produk berbahan plastik. Read the rest of this entry »





Bahaya kantong plastik kresek

12 08 2009

plastic bags-jj-005

Siapa yang tidak pernah melihat dan memanfaatkan plastik kresek? Tetapi apakah sudah juga pernah membaca peringatan pemerintah di bawah ini? Read the rest of this entry »





Tindakan sama kok beda tarif? Pelayanan yang aneh…

3 06 2009

Saya jadi tertarik untuk berbagi sedikit yang saya tau karena komentar dari Mas Eki di tulisan saya tentang Penghapusan Klas Perawatan di Rumah Sakit, yaitu tentang biaya pelayanan di Rumah Sakit.  Terus terang sampai sekarang saya masih belum bisa paham dengan Rumah Sakit yang menerapkan sistem tarif tindakan yang bertingkat untuk setiap pelayanannya. Bayangkan saja, kita ambil contoh tindakan Foto Thorax di Instalasi Radiologi, masih ada Rumah Sakit yang membuat struktur tarif yang berbeda untuk Kelas I (satu), Kelas II(dua), dan Kelas III(tiga). Naif sekali menurut saya karena mulai dari alat foto, ukuran film, sampai dengan developer dan fixer-nya itu menggunakan bahan yang sama, bahkan dokter dan radiografernya pun yang itu-itu juga. Bagaimana mungkin ada perbedaan tarif?  Contoh lain, kita ambil contoh tindakan Appendiktomi di Instalasi Bedah Sentral (Kamar Operasi),  bagaimana bisa ada perbedaan tarif  untuk Kelas I, Kelas II, dan Kelas III? Padahal mulai dari dokter bedah, dokter anestesi, hingga kamar dan meja operasi yang digunakan adalah komponen yang sama. Mungkin ada yang beralasan bahwa kalau tarif Kelas I itu menggunakan obat-obatan dan alat kesehatan (obat dan alkes) yang mahal sehingga harganya tinggi. Akan tetapi bukankan penggunaan obat dan alkes itu pasien juga akan membayar secara terpisah, diluar sewa kamar operasi dan jasa pelayanan operatornya? Lalu dimanakah bedanya? Read the rest of this entry »